HUBUNGAN STIGMA SOSIAL DENGAN MINAT PEMERIKSAAN IVA PADA WANITA USIA SUBUR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ASTAMBUL

Penulis

  • Ima Dewi Universitas Sari Mulia
  • Putri Yuliantie Universitas Sari Mulia
  • Laurensia Yunita Universitas Sari Mulia
  • Novita Dewi Iswandari Universitas Sari Mulia

DOI:

https://doi.org/10.31290/majory.v8i1.6368

Kata Kunci:

IVA, minat, stigma sosial, wanita usia subur

Abstrak

Kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama kematian pada perempuan. Skrining menggunakan metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) merupakan cara deteksi dini yang efektif dan terjangkau, namun pemanfaatannya masih rendah, salah satunya dipengaruhi oleh stigma sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan stigma sosial dengan minat pemeriksaan IVA pada wanita usia subur di wilayah kerja Puskesmas Astambul. Penelitian menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional pada 63 responden yang dipilih menggunakan teknik quota sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner stigma sosial yang diadaptasi dari Cancer Stigma Scale (CASS) dan kuesioner minat pemeriksaan IVA, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher’s Exact Test. Hasil menunjukkan sebagian besar responden memiliki stigma sosial sedang (92,1%) dan tidak berminat melakukan pemeriksaan IVA (55,6%). Terdapat hubungan bermakna antara stigma sosial dengan minat pemeriksaan IVA (p=0,041). Disimpulkan bahwa semakin rendah stigma sosial, semakin tinggi minat wanita usia subur untuk melakukan pemeriksaan IVA. Oleh karena itu, diperlukan edukasi dan promosi kesehatan untuk menurunkan stigma sosial.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-06-15