Analisis Beban Dan Stres Kerja Perawat Hubungannya Dengan Keseimbangan Kehidupan Kerja Perawat Perioperatif
Analisis Beban Dan Stres Kerja Perawat Hubungannya Dengan Keseimbangan Kehidupan Kerja Perawat Perioperatif
DOI:
https://doi.org/10.31290/jkt.v11i2.6047Kata Kunci:
Workload, Work Stress, Work-Life Balance, Perioperative NursesAbstrak
Beban dan stress kerja bagi perawat di rumah sakit khusus nya dikamar operasi adalah kondisi yang penting mendapatkan perhatian secara khusus. Hal ini penting karena perawat yang bekerja di ruang operasi menghadapi tuntutan kerja yang tinggi, yang dapat menyebabkan stres. Apabila tidak dikelola dengan baik, stres ini dapat berdampak negatif terhadap kinerja serta keseimbangan kehidupan kerja perawat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara beban kerja dan stres kerja dengan kualitas keseimbangan kehidupan kerja perawat perioperatif di Rumah Sakit Lavalette Malang. Metodelogi: Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross- sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat perioperatif di Rumah Sakit Lavalette Malang, dengan teknik total sampling yang melibatkan 34 responden. Analisis data menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian: menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara beban kerja dan keseimbangan kehidupan kerja dengan nilai p = 0,001 (< 0,05) dan koefisien korelasi r = -0,535 (hubungan kuat). Demikian pula, terdapat hubungan signifikan antara stres kerja dan keseimbangan kehidupan kerja dengan nilai p = 0,002 (< 0,05) dan r = -0,514 (hubungan kuat). Korelasi negatif menunjukkan bahwa semakin tinggi beban kerja dan stres kerja yang dialami, maka semakin rendah tingkat keseimbangan kehidupan kerja perawat perioperatif. Kesimpulan dan Rekomendasi: Diperlukan upaya berkelanjutan dari perawat untuk meningkatkan kompetensi, menerapkan manajemen waktu yang efektif, dan melakukan pengelolaan stres kerja secara optimal. Bagi institusi rumah sakit, disarankan untuk secara berkala meningkatkan kapasitas perawat melalui pelatihan, memberikan penghargaan berdasarkan kinerja, serta membangun komunikasi efektif terkait jenjang karier.
Referensi
Asih, G.Y., Widhiastuti, H. P., & Dewi, R (2018). Stres Kerja. Semarang University Press Semarang.
Demerouti, E., Bakker, A. B., Nachreiner, F., & Schaufeli, W. B. (2001). the job demands- resources model of burnout. https://doi.org/https://psycnet.apa.org/doiLanding?doi=10.1037%2F0021-9010.86.3.499
Dewi Mulfiyanti (2028. Relationship Workload With Work Fatigue On Nurses At Tenriawaru Hospital Class. District Bone Akper Lapatau Bone. 001.
Fuada, N., Wahyuni, I., & Kuniawan, B. (2017). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Stres Kerja pada Perawat Kamar Bedah di Instalasi Bedah Sentral RSUD K.R.M.T Wongsonegoro Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat FKM UNDIP, 5(5), 12–26. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm/article/view/18938
Guridno, E., & Efendi, S. (2021). The Effect of Organizational Climate, Work Stress, and Conflict on Motivation and its Impact on the Performance of Labor Inspectors at the Directorate General of Labor Inspection. American Journal of Humanities and Social Sciences Research, 5(4), 189–201. www.ajhssr.com
Kuncoro, W., Zuhriyah, L., Putra, K.R., Lenggono, K.A. (2024). Analisis Keseimbangan Kehidupan Kerja pada Kelelahan Kerja Perawat di Ruang Isolasi Covid-19 (Studi Kasus RSI Universitas Islam Malang. Majalah Kesehatan Fakultas Kedokteran: Universitas Brawijaya. 11 (2). 96-107. DOI: https://doi.org/10.21776/majalahkesehatan.2024.011.02.3
Melliferina, R. A. (2022). Hubungan Beban Kerja Dan Burnout Dengan Work-Life Balance. Phisikologhical 3(3), 78–91. http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/104312%http://eprints.ums.ac.id/104312/11/10. naskah publikasi revisi-revisi.pdf
Mareta, F., Bachtiar, A., & Yuswanto, T. J. A. (2023). Beban Kerja Perawat dan Kepatuhan Pelaksanaan Surgical Safety Checklist di Rumah Sakit. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 14(April), 4–6.
McDonald, B. (2005). This is author version of article published as: McDonald, Paula K. and Brown, Kerry and Bradley, Lisa M. (2005) Explanations for the provision-utilisation gap in work-life policy. 20, 37–55.
Mulfiyanti, D. (2020). Hubungan Beban Kerja Dengan Kelelahan Kerja Pada Perawat Di Rsud Tenriawaru Kelas B Kabupaten Bone Tahun 2018
Munhoz, O. L., Morais, B. X., da Luz, E. M. F., Greco, P. B. T., Ilha, S., & Magnago, T. S. B. de S. (2024). Prevalence and Association Between Stress and Anxiety in Perioperative Nursing Professionals: Mixed Methods Research. Texto e Contexto Enfermagem, 33, 1–16. https://doi.org/10.1590/1980-265X-TCE-2023-0347en
Mustikasari, D., & Frianto, A. (2023). Jurnal Ilmu Manajemen sebagai variabel intervening. 12, 469–480.
Natanael, K., Christiana, M., Kalis, I. Daud, I., Rosnani, T., & Fahruna, Y. (2023). Enrichment : Journal of Management Workload and working hours effect on employees work-life balance mediated by work stress. 13(5).
Retnosari, D. F., & Dwiyanti, E. (2019). Hubungan Antara Beban Kerja Dan Status Gizi Dengan Keluhan Kelelahan Kerja Pada Perawat Instalasi Rawat Jalan Di Rsi Jemursari. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 1–10.
Reynaldi, D., Rengganis, D. R. P., Putrikita, K. A., & Balance, W. L. (2021). Hubungan Antara Beban Kerja Dengan Work Life Balance. 1, 1–18.
Safitri, N., Khairawati, K. K., Aiyub, A. A., & Likdanawati, L. L. (2023). Pengaruh Beban Kerja, Konflik Peran Dan Iklim Organisasi Terhadap Work Life-Balance Pada Pegawai Peran Ganda DiKantor Bupati Kabupaten Bireuen. Jurnal Visioner & Strategis, 12(2), 25– 35.
Saya, A. (2024). Relationship between Stress and Work Life Balance. The International Journal of Indian Psychology. 12(2). 4762- 4768 https://doi.org/10.25215/1202.425
Simanjuntak, J. S., & Sembiring, H. (2023). Hubungan Beban Kerja Dengan Quality Of Nursing Work Life Di Rumah Sakit Kota Medan Tanun 2022. Indonesian Trust Nursing Journal (ITNJ), 1(1), 25–30.
Tyfani, Z. S., Purwaningrum, E. K., & Ramadhan, Y. A. (2024). Pengaruh Work-Family Conflict Terhadap Tingkat Stres Kerja Karyawan Wanita. MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(2), 913–919. https://doi.org/10.60126/maras.v2i2.302
Umansky, J., & Rantanen, E. (2016). Workload in nursing. Proceedings of the Human Factors and Ergonomics Society, October, 551–555. https://doi.org/10.1177/1541931213601127
Urba, M. A., & Soetjiningsih, C. H. (2022). Hubungan Antara Work Life Balance dan Stres Kerja Pada Karyawan Perusahaan. Bulletin of Counseling and Psychotherapy, 4(3), 694– 700. https://doi.org/10.51214/bocp.v4i3.383
Vanchapo, A. R. (2022). Beban Kerja dan Stres Kerja. CV. Penerbit Xiara Media, March 2019.
Wanda Aprilyasari, Fitriyatus Sholikha, Irvan Ardiansyah, Moch Abdillah Islami, Suratmi Suratmi, & Nurul Hikmatul Qowi. (2024). Hubungan Beban Kerja dengan Work Life Balance pada Perawat di Rumah Sakit. Protein : Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan. 2(4), 102–108. https://doi.org/10.61132/protein.v2i4.672
Wei, L., Guo, Z., Zhang, X., Niu, Y., Wang, X., Ma, L., Luo, M., & Lu, B. (2023). Mental health and job stress of nurses in surgical system: what should we care. BMC Psychiatry, 23(1), 1–6. https://doi.org/10.1186/s12888-023-05336-0
Wilson, A. B. (2014). The New York Journal of Student Affairs Work-Life Balance Satisfaction : An Analysis of Gender Differences and Contributing Factors. 14(2).
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Hikmatul Zainiyah , Tri Anjaswarni, Tri Johan Agus Yuswanto, Kissa Bahari

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






