The Effect Of Osis Empowerment On Knowledge And Attitude Towards Consuming Balanced Nutritional Food At Smk Plus Almaarif Singosari, Malang Regency
Pengaruh Pemberdayaan OSIS Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Mengonsumsi Makanan Bergizi Seimbang Di SMK Plus Almaarif Singosari Kabupaten Malang
DOI:
https://doi.org/10.31290/jkt.v11i2.5764Kata Kunci:
Pemberdayaan, Remaja, Gizi SeimbangAbstrak
Perilaku konsumsi remaja saat ini yang cenderung memilih makanan cepat saji dan mengikuti tren diet tidak sehat menunjukkan prevalensi status gizi yang tidak seimbang pada remaja. Pada 2023, di Indonesia prevalensi status gizi kurus dan sangat kurus pada remaja sebesar 7,6%, overweight 12,1%, dan obesitas 4,1. Di Jawa Timur, angka remaja overweight memiliki prevalensi 13,3% yang dimana menunjukkan bahwa angka kejadian overweight di Jawa Timur melebihi prevalensi nasional. Secara khusus, di Kabupaten Malang, Dinas Kesehatan Kabupaten Malang mencatat pada tahun 2022, terdapat 19,7% obesitas pada remaja putra dan 32,9% obesitas pada remaja putri. Masalah ketidakseimbangan status gizi juga terjadi di SMK Plus Almaarif Singosari, dikarenakan belum memiliki kantin sehat dan tingkat pemahaman siswa terhadap makanan bergizi masih rendah. Mengetahui pengaruh pemberdayaan OSIS terhadap pengetahuan dan sikap mengonsumsi makanan bergizi seimbang di SMK Plus Almaarif Singosari, Kabupaten Malang. Menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan pre-experiment (one group pre-test and post-test design). Melibatkan 60 siswa-siswi kelas X dan XI sebagai sampel dengan teknik purposive sampling. Intervensi dilakukan dengan tujuh langkah pemberdayaan dengan pengurus OSIS sebagai tenaga edukatif. Pelaksanaan pemberdayaan OSIS berhasil membentuk Kader GENZI dan adanya pengaruh pemberdayaan yang dibuktikan dengan hasil uji statistik yang menunjukkan peningkatan pada pengetahuan dan sikap siswa setelah dilakukan intervensi dengan nilai (p=0,001) untuk keduanya. Pemberdayaan OSIS terbukti secara statistik mampu untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa-siswi mengenai konsumsi makanan bergizi seimbang di SMK Plus Almaarif Singosari, Kabupaten Malang.
Referensi
2. Hadi AJ. Obesitas dan Melek Gizi: Intervensi Peer Educator Gizi Melalui Pendampingan. . Epigraf Komunikata Prima. 2021;
3. Saputra HT, Pujiati H. Cognitive Domain of Revised Bloom Taxonomy in English Student Book. Journal of English Language and Literature Teaching. 2024;
4. Pasaribu G, Siagian N. Hubungan Pengetahuan dan Sikap tentang Gizi Seimbang pada Siswa Sekolah Menegah Pertama. Nutrix Journal. 2024 Oct 31;8(2):307.
5. Mulatsih B. Implementation of Revised Bloom Taxonomy in Developing Chemistry Questions in the Domain of Knowledge. Ideguru. 2021;
6. Ayo Sehat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Isi Piringku, Panduan Kebutuan Gizi Seimbang Harian. 2021 https://ayosehat.kemkes.go.id/isi-piringku-kebutuhan-gizi-harian-seimbang. (Diakses pada 29 September 2024).
7. Kementerian Kesehatan. Buku
Saku Hasil Studi Status Gizi Indonesia
(SSGI) Tahun 2021. 2021
https://www.litbang.kemkes.go.id/bukusaku-hasil-studi-status-gizi-indonesiassgi-tahun-2021/
8. Suwito, R., & Yusuf, A. Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Badan Usaha Milik Desa Di Desa Wisata Lerep. Journal Of Nonformal Education And Community Empowerment. 2021, 88–101.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Talitha Syahla Aulia, Sri Winarni, Sugianto Hadi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






