The Relationship of Waist Circumference And The Risk Of Diabetes Mellitus In High School Adolescents In Malang City

Penulis

  • Dyah Widodo Poltekkes Kemenkes Malang
  • Swito Prastiwi Poltekkes Kemenkes Malang
  • Kasiati Kasiati Poltekkes Kemenkes Malang

DOI:

https://doi.org/10.31290/jkt.v7i1.5165

Kata Kunci:

lingkar pinggang, risiko, diabetes melitus, remaja

Abstrak

Diabetes melitus merupakan penyakit yang disebabkan oleh kelainan hormonal yang mempengaruhi insulin 5,7% dari total penduduk Indonesia, termasuk remaja. Merupakan tantangan besar bagi bidang kesehatan untuk melakukan langkah antisipasi terhadap kompleksitas permasalahan kesehatan akibat diabetes melitus di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan lingkar pinggang dengan risiko diabetes melitus pada remaja SMA di kota Malang.  Penelitian ini merupakan jenis penelitian korelasional, sampel dalam penelitian ini adalah sebagian remaja kelas SMA di wilayah kota Malang yang diambil secara random sampling dengan besar sampel sebanyak 375 responden.  Penelitian dilakukan di SMA Negeri 6 dan SMU Negeri 9 Kota Malang, pada bulan Mei-Agustus 2021. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif dan analitik korelasi Spearman Rho dengan alpha 0,05 menggunakan komputer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan lingkar pinggang (obesitas sentral) dengan risiko diabetes melitus pada remaja SMA di Malang dengan p-value 0,000 < ? 0,05. Disarankan bagi remaja untuk memperhatikan pola makan yang sehat dan seimbang, agar lingkar pinggang tetap terjaga normal, sehingga terhindar dari resiko penyakit diabetes melitus.

Biografi Penulis

Dyah Widodo, Poltekkes Kemenkes Malang

Reviewer Jurnal Ners Unair

Reviewer Jurnal Pendidikan Kesehatan Poltekkes Kemenkes Malang

Reviewer Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes Malang

Referensi

Atmatsier, Sunita 2003. Prinsip Dasar Ilmu Gizi, Jakarta:PT Gramedia Pustaka Utama

EURADIA. 2010, DIAMAP a Road Map for Diabetes Research in Europe, A Support Action funded by the European Commision under the 7th Framework Programme, 7 Sept. 2010
Gibney, Michael J, et. All.2009. Gizi Kesehatan Masyarakat (Public Health Nutrition) alih bahasa, Hartono Andry, EGC, Jakarta.
Ignatavicius D.D.& Workman, M.L. 2006. Medical surgical nursing 5 th Ed. St Louis, Missouri: Elsevier Saunders.
Instansi Gizi RSSA.2008.Buku Pedoman Praktis Diagnosa Gizi dalam Proses Asuhan Gizi Terstandar.
LeMone, P.& Burke,K. (2008). Medical surgical nursing critical thinking in client care 4th ed. Canada: Pearson Education, Inc
Lisdiana. 1997. Waspada Terhadap Kelebihan & Kekurangan Gizi. Jakarta: Trubus Agriwidya.

Persagi. 1999. Penuntun Diit. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.

Rudijanto, A. 2010. Pencegahan dan Penatalaksanaan Diabetes Melitus melalui Pendekatan Komunitas dalam pidato pengukuhan Jabatan Guru Besar dalam Ilmu Penyakit Dalam – Endokrin pada FK Unibraw. Malang.
Smeltzer, SC, and Brenda G. Bare. 2008. Brunner &Suddarh’s textbook of medical – surgical nursing 8th ed, Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkin
Soeparman, 1987, Ilmu Penyakit Dalam, Jilid I, Edisi II, Jakarta: Balai Penerbit FKUI

Soegondo, S.2006. Obesitas dalam Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam jilid 3. Edisi keempat. Hal 1941 – 1945. Balai Penerbit FKUI. Jakarta.
Soegondo, S, Soewondo, P, dan Subekti, I. 2009. Penatalaksanaan Diabetes Melitus Terpadu. Balai Penerbit FKUI. Jakarta.
Suhardjo. 1996. Berbagai Cara Pendidikan Gizi. Jakarta : Bumi Aksara.

Supariasa, IDN dkk. 2002. Penilaian Status Gizi, Penerbit EGC Jakarta

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-03-17

Cara Mengutip

Widodo, D., Prastiwi, S., & Kasiati, K. (2025). The Relationship of Waist Circumference And The Risk Of Diabetes Mellitus In High School Adolescents In Malang City. Jurnal Keperawatan Terapan, 7(1), 76–80. https://doi.org/10.31290/jkt.v7i1.5165