Terapi Aktivitas Senam Ergonomis Untuk Meningkatkan Kemampuan Fungsional Lansia Di Panti Werda Griya Asih Lawang Kabupaten Malang
DOI:
https://doi.org/10.31290/jkt.v9i2.4279Kata Kunci:
terapi aktivitas senam ergonomis, kemampuan fungsional, lansiaAbstrak
Berbagai macam permasalahan yang sering dialami lansia seperti gerak motorik kasar dan motorik halus yang terganggu, penurunan fungsi muskuloskeletal, penurunan kemampuan fungsional dan perilaku lansia terhadap aktivitas harian. Salah satu tindakan untuk mengatasi penurunan kemampuan fungsional adalah terapi aktivitas senam ergonomis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan fungsional lansia setelah dilakukan terapi aktivitas senam ergonomis. Metode studi kasus ini adalah deskriptif yang dilakukan dengan wawancara dan observasi pada 2 subjek lansia. Penelitian dilakukan di Panti Wreda Griya Asih Lawang pada pada 13-25 Februari 2023, dengan menggunakan pengukuran indeks barthel, apgar keluarga, mini mental state examination, dan geriatrics depression scale. Hasil penelitian terhadap 2 subjek setelah dilakukan terapi aktivitas senam ergonomis kemampuan fungsional meningkat pada aspek fisik, sosial, mental, dan emosi. Kesimpulan terapi aktivitas senam ergonomis efektif untuk meningkatkan kemampuan fungsional lansia. Diharapkan subjek melakukan terapi aktivitas senam ergonomis teratur minimal 3 kali seminggu dan bagi peneliti selanjutnya mampu mengembangkan penelitian mengenai terapi aktivitas senam ergonomis terhadap kemampuan fungsional lansia dan pada pengkajian aspek mental dapat diperdalam dengan menggabungkan terapi lain seperti Brain Gym.
Referensi
Andri, J., Karmila, R., Padila, P., Harsismanto, J., & Sartika, A. (2019). Terapi Aktivitas Senam Ergonomis terhadap Peningkatan Kemampuan Fungsional Lansia. Journal of Telenursing (JOTING), 1(2), 304–313.
Chaidir, R., Amelia, D., & Syafril, E. (2017). Hubungan Faktor-Faktor Dengan Kemampuan Fungsional Fisik Lansia Wanita. ’AFIYAH, 4(2), Art. 2.
https://www.ejournal.stikesyarsi.ac
.id/index.php/JAV1N1/article/view
/108
Fatiha, A. N., Ma’rufi, I., & Rokhmah, D. (2021). Peran Senam Ergonomis Untuk Kesehatan.
Multidisciplinary Journal, 4(2),
69–76.
Huriah, T., Waliyanti, E., Rahmawati, A. S., & Matoka, Y. (2014). Pengaruh Senam ergonomis terhadap Penurunan Skala Nyeri Sendi dan kekuatan Otot pada lanjut Usia di Wilayah Kerja Puskesmas Kasihan II Bantul Yogyakarta. Jurnal Ilmu Keperawatan.
Maryam, S. (2008). Menengenal usia lanjut dan perawatannya. Penerbit Salemba.
Nadhiroh, Y. F. (2015). Pengendalian emosi: Kajian Religio-psikologis tentang Psikologi Manusia.
SAINTIFIKA ISLAMICA: Jurnal
Kajian Keislaman, 2(01), 53–62.
Organization, W. H. (2002). Active ageing: A policy framework. World Health Organization.
Widiarti, A. W., & Sukadarwanto, S. (2016). Pengaruh Fisiotaping Terhadap Peningkatan Kemampuan Fungsional Pada Pasien Osteoarthritis. Jurnal Keterapian Fisik, 1(1).
Wratsongko, M. (2015). Mukjizat gerakan shalat & rahasia 13 unsur manusia. Mizania.






