GAMBARAN KARAKTERISTIK PENGGUNAAN KONTRASEPSI PADA WANITA YANG MENGALAMI KEHAMILAN TIDAK DIINGINKAN DI JAWA: ANALISIS PENDAHULUAN

Penulis

  • Nohan Arum Romadlona Department of Public Health, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.31290/joan.v9i1.3822

Kata Kunci:

kesehatan reproduksi, kehamilan tidak diinginkan, kontrasepsi

Abstrak

kehamilan yang tidak diinginkan memiliki konsekuensi terhadap kesehatan perempuan. Kehamilan yang tidak diinginkan merupakan salah satu alasan kuat bagi perempuan untuk melakukan aborsi yang tidak aman yang menyumbang angka kematian ibu. Penggunaan kontrasepsi yang tepat dan efektif merupakan salah satu upaya dalam mencegah kejadian kehamilan tidak diinginkan. Studi ini dilakukan untuk melihat gambaran awal bagaimana karaketeristik penggunaan kontrasepsi pada perempuan berdasarkan keinginan kehamilannya. Hasil analisis deskriptif menunjukkan 12,8% perempuan di Jawa tahun 2018 mengalami kehamilan tidak diinginkan. Dimana mereka cenderung memiliki pengetahuan kontrasepsi kurang baik dibandingkan perempuan yang tidak mengalami kehamilan tidak diinginkan. Sebagian besar tergambar menggunakan kontrasepsi modern dan memiliki dukungan yang kurang dari suaminya. Penggunaan kontrasepsi modern yang efektif relatif kecil (25%) yang berdampak pada masih tingginya angka kegagalan kontrasepsi. Peningkatan penggunaan kontrasepsi modern dan program KB berbasis hak ketersediaan secara merata akan meningkatkan angka prevalensi penggunaan kontrasepsi dan berdampak pada penurunan angka kehamilan yang tidak diinginkan dan kejadian aborsi.

Referensi

Bongaarts, J., & Westoff, C. F. (2000). The potential role of contraception in reducing abortion. Studies in Family Planning, 31(3), 193–202. https://doi.org/10.1111/j.1728-4465.2000.00193.x
BPS, BKKBN, Kemenkes, & ICF. (2018). Survei Demografi Dan Kesehatan Indonesia 2017. http://www.dhsprogram.com.
Magnusson, B. M., Masho, S. W., & Lapane, K. L. (2012). Early Age at First Intercourse and Subsequent Gaps in Contraceptive Use. Https://Home.Liebertpub.Com/Jwh, 21(1), 73–79. https://doi.org/10.1089/JWH.2011.2893
Moreau, C., Trussell, J., Rodriguez, G., Bajos, N., & Bouyer, J. (2007). Contraceptive failure rates in France: results from a population-based survey. Human Reproduction, 22(9), 2422–2427. https://doi.org/10.1093/HUMREP/DEM184
Rahman, A., Abdul Rahman, R., Sains Malaysia, U., Campus Kubang Kerian, H., & Bahari Ismail, S. (2011). Knowledge of sexual and reproductive health among adolescents attending school in Kelantan, Malaysia MyBFF@Work View project Mohd Ismail Ibrahim. https://www.researchgate.net/publication/51251490
Sedgh, G., Bankole, A., Oye-Adeniran, B., Adewole, I. F., Singh, S., & Hussain, R. (2006). Unwanted pregnancy and associated factors among Nigerian women. International Family Planning Perspectives, 32(4), 175–184. https://doi.org/10.1363/3217506
Sedgh, G., Henshaw, S. K., Singh, S., Bankole, A., & Drescher, J. (2007). Legal Abortion Worldwide: Incidence and Recent Trends. Perspectives on Sexual and Reproductive Health, 39(4), 216–225. https://doi.org/10.1363/3921607
Sedgh, G., Henshaw, S., Singh, S., Åhman, E., & Shah, I. H. (2007). Induced abortion: estimated rates and trends worldwide. Lancet, 370(9595), 1338–1345. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(07)61575-X
Singh, S., Remez, L., Sedgh, G., Kwok, L., & Onda, T. (2017). Abortion World Wide: Uneven Progress and Unequal Access. In Guttmacher Institute.
Singh, S., Wulf, D., Hussain, R., Akinrinola, B., & Sedgh, G. (2009). Abortion Worldwide: A Decade of Uneven Progress.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2023-04-16

Cara Mengutip

Romadlona, N. A. (2023). GAMBARAN KARAKTERISTIK PENGGUNAAN KONTRASEPSI PADA WANITA YANG MENGALAMI KEHAMILAN TIDAK DIINGINKAN DI JAWA: ANALISIS PENDAHULUAN. Jurnal Keperawatan Terapan, 9(1), 1–5. https://doi.org/10.31290/joan.v9i1.3822