RISIKO DERAJAT ASFIKSIA NEONATORUM BERDASARKAN JENIS PERSALINAN

Penulis

  • Laras Putri Kusumawati Poltekkes Kemenkes Malang
  • Syiska Atik Maryanti Poltekkes Kemenkes Malang
  • Muhammad Wildan Poltekkes Kemenkes Malang

DOI:

https://doi.org/10.31290/jkt.v5i1.359

Kata Kunci:

Asfiksia, Jenis Persalinan

Abstrak

Asfiksia neonatorum adalah keadaan bayi baru lahir tidak segera bernafas spontan dan teratur. Faktor persalinan dan setelah persalinan erat kaitannya dengan keadaan asfiksia. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya risiko derajat asfiksia neonatorum berdasarkan jenis persalinan di RS Baladhika Husada Jember tahun 2017. Desain penelitian menggunakan analitik korelasional dengan desain retrospektif. Sampel dari penelitian ini adalah sebagian ibu bersalin yang melahirkan bayi asfiksia di RS Baladhika Husada Jember tahun 2017 dengan jumlah 99 responden. Pengambilan data sekunder dengan melihat riwayat jenis persalinan dan seberapa banyak bayi yang mengalami asfiksia pada rekam medik di RS Baladhika Husada Jember tahun 2017. Analisis data dilakukan secara analisis bivariat dengan rumus odds ratio. Hasil uji menggunakan Odds Ratio diketahui nilai OR=3,033;p=0,064, artinya persalinan anjuran memiliki risiko 3 kali lipat lebih besar menyebabkan asfiksia neonatorum dibandingkan dengan persalinan spontan dan sectio caesarea. Dengan hasil penelitian ini maka peneliti tidak menganjurkan persalinan secara anjuran menjadi pilihan utama ibu bersalin.

Referensi

Bagian Obstetri & Ginekologi FK Unpad.
(1993). Obstetri Fisiologi. Bandung: Elstar Offset

Depkes RI. (2011). Manajemen Asfiksia
Bayi Baru Lahir Untuk Bidan. Direktorat Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak. Kementrian Kesehatan RI. Jakarta.

Depkesprovjatim. (2016). Profil kesehatan
provinsi jawa timur tahun 2016. 05 Desember 2017.<http://www.depkes.go.id/resources/download/profil/PROFIL_KES_PROVINSI_2016/15_Jatim_2016.pdf

Hidayat, Aziz Alimul. (2008). Asuhan
Neonatus, Bayi & Balita. Jakarta: EGC

Manuaba, Ida Ayu Chandranita. (2009).
Gadar Obstetri & Ginekologi & Obstetri Ginekologi Sosial Untuk Profesi Bidan. Jakarta: EGC

Manuaba, Ida Bagus Gede. (2007).
Pengantar Kuliah Obstetri. Jakarta: EGC

Mochtar, R. (2011). Sinopsis Obstetri :
Obstetri Fisiologi, Obstetri Patologi, Edisi 3, Jilid 1. Jakarta: EGC

Mochtar, R. (2011). Sinopsis Obstetri :
Obstetri Operatif, Obstetri Sosial, Edisi 3, Jilid 2. Jakarta: EGC

Oxorn, Harry & Forte, William R. (2010).
Ilmu Kebidanan : Patologi dan Fisiologi Persalinan. Yogyakarta: Andi Offset

Prawirohardjo, S. (2009). Pelayanan
Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka

##submission.downloads##

Diterbitkan

2019-03-28

Cara Mengutip

Kusumawati, L. P., Maryanti, S. A., & Wildan, M. (2019). RISIKO DERAJAT ASFIKSIA NEONATORUM BERDASARKAN JENIS PERSALINAN. Jurnal Keperawatan Terapan, 5(1), 96–102. https://doi.org/10.31290/jkt.v5i1.359