EFEKTIVITAS SENAM ERGONOMIK DAN KOMPRES HANGAT DALAM MENURUNKAN SKALA NYERI SENDI PADA LANSIA
DOI:
https://doi.org/10.31290/jkt.v7i2.2930Kata Kunci:
Skala Nyeri Sendi, Senam Ergonomik dan Kompres Hangat, LansiaAbstrak
Nyeri sendi terjadi akibat gangguan pada daerah sendi seperti deformitas, dislokasi sendi, sublokasi sendi atau distrupsi struktur sekitar sendi. Salah satu tindakan keperawatan untuk manajemen nyeri secara non farmakologis adalah penggunaan senam ergonomik dan kompres hangat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektifitas tingkat nyeri sebelum dan sesudah dilakukan pemberian senam ergonomik dan kompres hangat pada lansia yang mengalami nyeri sendi di UPT Pelayanan Sosial tresna Werdha Blitar di Tulungagung. Desain penelitian menggunakan metode quasy eksperimental design. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah 30 responden yang dibagi menjadi tiga kelompok dengan kelompok kontrol. Uji yang digunakan adalah Paired T Test dan Uji Anova dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua perlakuan berpengaruh menurunkan intensitas nyeri pada lansia yang mengalami nyeri sendi dengan hasil uji pada pemberian senam ergonomik dan kompres hangat menunjukkan perbedaan rata rata yang signifikan dengan kelompok kontrol dalam menurunkan nyeri dengan nilai p value sebesar 0,000. Keduanya sama sama efektif mampu untuk mengurangi nyeri. Saran untuk peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian dengan mengkaji tentang pasien nyeri sendi seperti faktor faktor yang dapat mempengaruhi nyeri sendi seperti aktivitas fisik sehari hari.
Referensi
Gandari, Matalia, dkk. 2019. Pengaruh Senam Ergonomis terhadap Perubahan Nyeri Pada Lansia dengan Rematik di Sada Jiwa Banjar Pasekan Desa Sembung Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi. 5(2)
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2019. Profil Kesehatan Indonesia 2019.
Kurniawan,A.S & Rochmawati, E. 2018. Pengaruh Senam Ergonomik terhadap Tingkat Nyeri Penderita Osteoartritis pada Lansia Di Rumah Asuh Anak dan Lansia Wredha Griya Asih Lawang, Journal Nursing and Biomolecular, 3(2).
Kusyati, 2006. Keperawatan Dasar. Jakarta: ECG
Maimunah, dkk. 2017. Perbandingan Efektivitas Kompres Hangat dan Kompres Dingin sebagai Terapi Non-Farmakologis Dismenore pada Remaja. Jurnal Kedokteran. 7(5)
Muliawan, dkk. 2017. Efektivitas Managemen Nyeri Non Farmakologi kompres Hangat dan Massage Punggung terhadap Penurunan Skala Nyeri Sendi pada Lansia di Panti Wreda Pangesti Lawang. Jurnal Ilmiah Keperawatan. 2(3)
Muas, Hasrul. 2018. Pengaruh Kompres Hangat terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Gout Artritis pada Lansia, dalam https://stikesmu-sidrap.e-journal.id/
Muhith, A dan Siyoto, S. 2016. Pendidikan Keperawatan Gerontik. Yogyakarta: Andi
Potter & Perry, 2005. Buku Ajar Fundamental of Nursing vol 2. Jakarta : EGC
Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). 2013. Badan Penelitian dan. Pengembangan. Kesehatan. Kementerian RI Tahun 2013
Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). 2018. Badan Penelitian dan. Pengembangan. Kesehatan. Kementerian RI Tahun 2018.
Stanley, M., & Beare, P. G. 2012. Buku Ajar KG Perawatan Gerontik. (2nd Ed). Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Susanti, Eva. 2017. Perbedaan Pemberian Kompres Hangat dan Masase terhadap Intensitas Nyeri pada Lansia Nyeri Arthritis Sendi di Panti Sosial Tresna Werdha Wargatama Indralaya Sumatera Selatan. Jurnal Keperawatan Unsri. 4(1)
Wratsongko, M. 2015. Senam Ergonomik dan Pijat Getar. Jakarta: Gramedia.






