https://trial-ojs.poltekkes-malang.ac.id/jurmas/issue/feedJurnal Pengabmas Polkesma2026-04-19T03:17:10+00:00Edy Suyantoedy_suyanto@poltekkes-malang.ac.idOpen Journal Systems<p>Jurnal Pengabmas Polkesma adalah publikasi resmi dari Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang yang memberi wadah untuk mempublikasikan hasil <strong>Pengabdian Masyarakat</strong> yang merupakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, karya ini juga melalui proses kajian ilmiah sehingga mampu menjadi acuan untuk data pendukung suatu penelitian.</p> <p>Jurnal Pengabmas Polkesma juga menerima artikel berupa telaah dari kegiatan Pengabmas dari luar institusi, Informasi lebih lanjut harap menghubungi Pusat Penelitian dan Pengabmas Poltekkes Kemenkes Malang.</p> <p>Jurnal ini terbit 4 (empat) kali setahun Maret, Juni, September dan Oktober.</p>https://trial-ojs.poltekkes-malang.ac.id/jurmas/article/view/6461Peningkatan Literasi Digital Kesehatan Keluarga melalui Pelatihan Aplikasi Telenursing Totok Punggung2026-04-19T01:47:59+00:00agus setyo utomoagus_setyo@poltekkes-malang.ac.idNurul Hidayahnurul_hidayah@poltekkes-malang.ac.idKasiati Kasiatikasiatilawang@gmail.comIntan Sarafinanurul_hidayah@poltekkes-malang.ac.idArtha Zaleavenyanurul_hidayah@poltekkes-malang.ac.idVirda Amalia Putrinurul_hidayah@poltekkes-malang.ac.idSalsabila Rizkyansyah Putrinurul_hidayah@poltekkes-malang.ac.idKeytha El Nino Permana Bintangnurul_hidayah@poltekkes-malang.ac.id<p><em>Literasi digital kesehatan keluarga dalam pemanfaatan aplikasi Telenursing Totok Punggung di wilayah kerja Puskesmas Ardimulyo belum optimal. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi digital kesehatan keluarga melalui pelatihan penggunaan aplikasi. Pengabdian masyarakat menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif dengan desain pre-test dan post-test satu kelompok pada 25 anggota keluarga pasien. Intervensi meliputi edukasi, simulasi langsung penggunaan aplikasi, serta pendampingan dan monitoring selama empat minggu. Hasil menunjukkan rerata skor literasi digital meningkat dari 58,4 menjadi 82,7. Sebanyak 76% peserta mampu mengoperasikan aplikasi secara mandiri penuh, 20% mampu dengan sedikit bantuan, dan 4% masih memerlukan pendampingan intensif. Frekuensi penggunaan aplikasi juga meningkat dari 1,2 menjadi 3,1 kali per minggu setelah pelatihan. Pelatihan dan pendampingan aplikasi Telenursing Totok Punggung efektif meningkatkan literasi digital kesehatan, keterampilan operasional, dan pemanfaatan aplikasi dalam perawatan keluarga.</em></p>2025-10-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pengabmas Polkesmahttps://trial-ojs.poltekkes-malang.ac.id/jurmas/article/view/6462Promosi Kesehatan Berbasis Manajemen Stres dan Meditasi dalam Pengendalian Hipertensi di Layanan Kesehatan Primer Kabupaten Malang2026-04-19T03:00:24+00:00Abdul Hananabdulhananmolla@gmail.comEsti Widianinurul_hidayah@poltekkes-malang.ac.idAgus Setyo Utomoagus_setyo@poltekkes-malang.ac.idNadine Nabila Samsudinnurul_hidayah@poltekkes-malang.ac.idAprisya Shella Febrinanurul_hidayah@poltekkes-malang.ac.idKarina Ayu Aprilianurul_hidayah@poltekkes-malang.ac.idRona Zahra Aminahnurul_hidayah@poltekkes-malang.ac.idChelsa Putri Anjaninurul_hidayah@poltekkes-malang.ac.id<p><em>Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang banyak ditemukan di layanan kesehatan primer, dan stres psikologis berkontribusi terhadap ketidakstabilan tekanan darah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas penderita hipertensi dalam mengelola stres melalui pelatihan dan pendampingan meditasi di Puskesmas Ardimulyo dan Puskesmas Dau Kabupaten Malang. Program melibatkan 30 peserta usia 40–65 tahun selama delapan minggu melalui edukasi kesehatan, meditasi mindfulness berbasis pernapasan, pendampingan praktik mandiri, dan monitoring sederhana. Skor pengetahuan meningkat dari 61 menjadi 86, kehadiran peserta mencapai 87%, dan kepatuhan meditasi meningkat dari 65% pada minggu 1–2 menjadi 85% pada minggu 7–8. Proporsi stres ringan meningkat dari 20% menjadi 60%, sedangkan rerata tekanan darah sistolik menurun dari 152 menjadi 142 mmHg dan diastolik dari 94 menjadi 88 mmHg. Program juga terintegrasi dalam Prolanis, melatih dua tenaga kesehatan, dan membentuk satu kelompok pasien. Manajemen stres berbasis meditasi layak digunakan sebagai strategi komplementer pengendalian hipertensi di layanan kesehatan primer</em></p>2026-04-19T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pengabmas Polkesmahttps://trial-ojs.poltekkes-malang.ac.id/jurmas/article/view/6463Pemberdayaan Remaja Berbasis Health Belief Model dalam Pencegahan Hipertensi di Sekolah Wilayah Kerja Puskesmas Singosari Kabupaten Malang2026-04-19T03:04:54+00:00Anggun Setyarinianggunsetyarini@poltekke-malang.ac.idAgus Setyo Utomoagus_setyo@poltekkes-malang.ac.idKasiati Kasiatikasiatilawang@gmail.comBudiono Budionobudionoskp@poltekkes-malang.ac.idNurul Hidayahnurul_hidayah@poltekkes-malang.ac.idDian Margita Raninurul_hidayah@poltekkes-malang.ac.idBilqis Inas Maritzanurul_hidayah@poltekkes-malang.ac.idDia Reza Nur Hidayatinurul_hidayah@poltekkes-malang.ac.idAzzahra Risquita Firdausnurul_hidayah@poltekkes-malang.ac.idDelia Mastitanurul_hidayah@poltekkes-malang.ac.id<p><em>Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan persepsi dan perilaku pencegahan hipertensi pada remaja melalui pemberdayaan berbasis Health Belief Model di sekolah wilayah kerja Puskesmas Singosari Kabupaten Malang. Kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif one group pre-test dan post-test pada 60 siswa usia 15-18 tahun. Intervensi dilakukan melalui edukasi interaktif, simulasi, praktik langsung, dan monitoring perilaku selama 30 hari. Hasil menunjukkan perubahan positif pada seluruh konstruk HBM, yaitu perceived susceptibility meningkat dari 13,2 menjadi 18,1, perceived severity dari 14,0 menjadi 18,8, perceived benefits dari 15,1 menjadi 20,0, dan self-efficacy dari 13,8 menjadi 19,2, sedangkan perceived barriers menurun dari 16,3 menjadi 12,1. Perubahan perilaku juga tampak pada peningkatan konsumsi buah dan sayur dari 28% menjadi 62%, penurunan konsumsi makanan tinggi garam dari 55% menjadi 22%, peningkatan aktivitas fisik dari 35% menjadi 68%, serta peningkatan praktik manajemen stres rutin dari 18% menjadi 57%. Program ini efektif memperkuat persepsi risiko dan membentuk gaya hidup sehat sebagai pencegahan hipertensi sejak remaja</em></p>2025-10-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pengabmas Polkesmahttps://trial-ojs.poltekkes-malang.ac.id/jurmas/article/view/6464Pemberdayaan Kader dalam Pengendalian Hipertensi Lansia melalui Pelatihan Terapi Totok Punggung di Posyandu Lansia2026-04-19T03:11:00+00:00Budiono Budionobudionoskp@poltekkes-malang.ac.id<p><em>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader Posyandu dalam mendukung pengendalian hipertensi lansia melalui pelatihan terapi totok punggung berbasis standar operasional prosedur. Kegiatan menggunakan desain implementatif-partisipatif dengan pendekatan pemberdayaan komunitas di wilayah kerja Puskesmas Ardimulyo, Singosari, Kabupaten Malang. Peserta terdiri atas 15 kader Posyandu Lansia dan 40 lansia dengan hipertensi ringan sampai sedang. Kegiatan meliputi pelatihan teori, demonstrasi keterampilan, praktik dengan supervisi, implementasi dua kali per minggu selama empat minggu, serta monitoring tekanan darah, keluhan nyeri kepala, dan kualitas tidur. Rerata skor pengetahuan kader meningkat dari 56,8±9,4 menjadi 83,1±6,8, sedangkan proporsi kader kompeten meningkat dari 6,7% menjadi 86,7%. Pada lansia, rerata tekanan darah sistolik menurun dari 155,9±13,0 mmHg menjadi 141,7±12,4 mmHg, skor nyeri kepala dari 5,4±0,9 menjadi 4,0±0,8, dan skor PSQI dari 8,0±1,2 menjadi 6,5±1,1. Program ini menunjukkan bahwa pemberdayaan kader melalui pelatihan terapi komplementer terstruktur dapat memperkuat pengendalian hipertensi lansia berbasis komunitas.</em></p>2026-04-19T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pengabmas Polkesmahttps://trial-ojs.poltekkes-malang.ac.id/jurmas/article/view/6465Penguatan Self-Management Asma melalui Edukasi Berbasis Modul pada Ibu Hamil dalam Program Antenatal Care 2026-04-19T03:17:10+00:00kasiati kasiatikasiati@gmail.comNurul Hidayahnurul_hidayah@poltekkes-malang.ac.idAgus Setyo Utomoagus_setyo@poltekkes-malang.ac.id<p><sup><em>Asma pada kehamilan memerlukan kemampuan self-management yang baik untuk mencegah komplikasi pada ibu dan janin, namun edukasi pengendalian asma masih belum terintegrasi secara sistematis dalam pelayanan antenatal care. Penelitian ini bertujuan memperkuat self-management asma pada ibu hamil melalui intervensi edukasi berbasis modul yang terintegrasi dalam pelayanan antenatal care. Penelitian menggunakan desain one group pretest-posttest di Puskesmas Ardimulyo Singosari, Malang, pada ibu hamil dengan riwayat asma. Intervensi meliputi edukasi individual, diskusi interaktif, demonstrasi teknik penggunaan inhaler, dan penyusunan rencana aksi eksaserbasi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan, skala self-efficacy, kuesioner sikap, checklist observasi teknik inhaler, dan lembar monitoring. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan, self-efficacy, sikap positif terhadap penggunaan inhaler, dan ketepatan teknik penggunaan inhaler setelah intervensi. Perubahan perilaku juga tampak pada meningkatnya kepatuhan kontrol ANC, menurunnya paparan asap rokok, meningkatnya kesiapan menghadapi eksaserbasi, dan membaiknya praktik self-management secara keseluruhan. Dampak awal klinis terlihat dari menurunnya frekuensi keluhan sesak dan tidak ditemukannya eksaserbasi berat selama periode intervensi. Edukasi berbasis modul direkomendasikan sebagai strategi terstruktur dan berkelanjutan untuk mendukung pengelolaan asma dalam pelayanan antenatal care.</em></sup></p>2025-10-31T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pengabmas Polkesma