Pemberdayaan Kader dalam Pengendalian Hipertensi Lansia melalui Pelatihan Terapi Totok Punggung di Posyandu Lansia
Kata Kunci:
pemberdayaan kader, hipertensi, lansia, Posyandu, terapi komplementerAbstrak
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader Posyandu dalam mendukung pengendalian hipertensi lansia melalui pelatihan terapi totok punggung berbasis standar operasional prosedur. Kegiatan menggunakan desain implementatif-partisipatif dengan pendekatan pemberdayaan komunitas di wilayah kerja Puskesmas Ardimulyo, Singosari, Kabupaten Malang. Peserta terdiri atas 15 kader Posyandu Lansia dan 40 lansia dengan hipertensi ringan sampai sedang. Kegiatan meliputi pelatihan teori, demonstrasi keterampilan, praktik dengan supervisi, implementasi dua kali per minggu selama empat minggu, serta monitoring tekanan darah, keluhan nyeri kepala, dan kualitas tidur. Rerata skor pengetahuan kader meningkat dari 56,8±9,4 menjadi 83,1±6,8, sedangkan proporsi kader kompeten meningkat dari 6,7% menjadi 86,7%. Pada lansia, rerata tekanan darah sistolik menurun dari 155,9±13,0 mmHg menjadi 141,7±12,4 mmHg, skor nyeri kepala dari 5,4±0,9 menjadi 4,0±0,8, dan skor PSQI dari 8,0±1,2 menjadi 6,5±1,1. Program ini menunjukkan bahwa pemberdayaan kader melalui pelatihan terapi komplementer terstruktur dapat memperkuat pengendalian hipertensi lansia berbasis komunitas.