Pengaruh Kelengkapan Resume Medis dan Pengembalian Dokumen Rekam Medis terhadap Proses Klaim BPJS Rawat Inap

Authors

  • Elfa Dwita Maharani Poltekkes Kemenkes Malang
  • Diniyah Kholidah Poltekkes Kemenkes Malang

DOI:

https://doi.org/10.31290/ijhimr.v3i2.7145

Keywords:

INA-CBGs, klaim BPJS, rekam medis rawat inap, resume medis, rumah sakit

Abstract

Kelengkapan pengisian resume medis dan ketepatan waktu pengembalian dokumen rekam medis (DRM) rawat inap merupakan dua faktor krusial yang menentukan kelancaran pengajuan klaim BPJS Kesehatan di rumah sakit. Ketidaklengkapan dan keterlambatan pengembalian DRM berpotensi menyebabkan penundaan klaim, gangguan arus kas, hingga penolakan pembayaran oleh BPJS. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kelengkapan resume medis dan ketepatan waktu pengembalian DRM serta menganalisis hubungan antara kedua variabel tersebut di RS Universitas Brawijaya Malang dilengkapi alur klaim BPJS rawat inap. Sampel berjumlah 96 dokumen rekam medis rawat inap (dari populasi 2.169 dokumen) periode Januari-Agustus 2024, dipilih secara random sampling dengan rumus Slovin (e=10%). Data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Wawancara mendalam dilakukan terhadap 3 informan dari unit Jamkes. Sebanyak 72 dokumen (75%) resume medis tidak lengkap dan 75 dokumen (78,2%) dikembalikan melebihi batas 2×24 jam. Uji regresi menunjukkan kelengkapan resume medis berpengaruh signifikan terhadap waktu pengembalian DRM (B=-1,740; t=-10,877; p<0,001; R²=0,557). Kelengkapan resume medis menentukan 55,7% variasi waktu pengembalian DRM, yang secara langsung memengaruhi kelancaran klaim BPJS. Diperlukan peningkatan kepatuhan DPJP, optimalisasi sistem ERM, dan penguatan koordinasi antarunit.

Author Biographies

Elfa Dwita Maharani, Poltekkes Kemenkes Malang

Program Studi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Diniyah Kholidah, Poltekkes Kemenkes Malang

Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

References

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan. (2017). Peraturan BPJS Kesehatan Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Administrasi Klaim Fasilitas Kesehatan dalam Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional. BPJS Kesehatan. https://peraturan.bpk.go.id

Kementerian Kesehatan RI. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://peraturan.bpk.go.id/Details/229641

Erawantini, F., Yuliandari, A., Deharja, A., & Santi, M. W. (2022). Strategi mengurangi keterlambatan pengembalian berkas rekam medis rawat inap di RSUD Pasirian Lumajang tahun 2020. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 10(2), 160–168. https://doi.org/10.33560/jmiki.v10i2.474

Murtiningrum, R., & Kusnanto, H. (2019). Kualitas resume medis (discharge summary) pada pasien rawat inap JKN di RSUD Dokter Soedarso Provinsi Kalimantan Barat. Journal of Information Systems for Public Health, 4(1), 68–79. https://journal.ugm.ac.id/jisph/article/view/45198

Sholeh, A. (2023). Analisis kelengkapan pengisian ringkasan pulang terhadap kelancaran klaim BPJS Kesehatan di Rumah Sakit PTPN VIII Subang. Jurnal Rekam Medik dan Manajemen Informasi Kesehatan, 2(1), 1–6. https://rammik.pubmedia.id/index.php/rmik

Heltiani, N., & Nababan, L. (2023). Analisis kelancaran pengajuan klaim BPJS kasus melahirkan di RS. X Kota Bengkulu. J-REMI: Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, 4(3), 132–141. https://doi.org/10.25047/j-remi.v4i3.3906

Christy, J., & Waruwu, S. S. (2023). Ketepatan waktu pengembalian berkas rekam medis berdasarkan unsur-unsur manajemen di RSU Bina Kasih Medan. Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI), 8(1), 59–67. https://doi.org/10.52943/jipiki.v8i1.987

Rakhmawati, F. (2023). Analisis faktor penyebab keterlambatan pengembalian berkas rekam medis rawat inap RSUD Bangil. Jurnal Rekam Medis dan Manajemen Informasi Kesehatan, 3(1), 39–45. https://doi.org/10.53416/jurmik.v3i1.136

Khiko, R., Hapsari, M., Nabila, A., Heryana, A., & Nurmawaty, D. (2024). Penerapan kelengkapan resume medis terhadap pengajuan klaim JKN di RSU Adhyaksa tahun 2024. Indonesian Journal of Health and Medical, 5(September), 9613–9620.

Maimun, N., & Rifqi, R. (2020). Faktor-faktor keterlambatan proses pelayanan klaim asuransi (BPJS) di Rumah Sakit Bersalin Annisa Pekanbaru. Jurnal Kesehatan Komunitas, 6(2), 188–193. https://doi.org/10.25311/keskom.vol6.iss2.548

Syamsudin, R. A. (2016). Hubungan pengetahuan, sikap dan perilaku perawat terhadap ketepatan waktu pengembalian rekam medis rawat inap di RSD Kota Tidore Kepulauan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(1), 1–10.

Rahayu, D. T., & Fitriyani, S. (2023). Peranan vital keakuratan data pasien terhadap kelancaran klaim BPJS di Rumah Sakit Humana Prima. Innovative: Journal of Social Science Research, 3, 2685–2691. http://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/6619

Wulandari, A., Sari, I. P., & Ilmi, N. (2024). Hubungan sikap perawat tentang jangka waktu pengembalian dokumen rekam medis dengan keterlambatan pengembalian dokumen rekam medis di RS X. MagnaSalus: Jurnal Keunggulan Kesehatan, 6(4), 1–9.

Rahmawati, M. A., Nuraini, N., & Hasan, D. A. (2020). Analisis faktor penyebab keterlambatan penyediaan dokumen rekam medis rawat jalan di RSU Haji Surabaya. J-REMI: Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, 1(4), 511–518. https://doi.org/10.25047/j-remi.v1i4.2000

Downloads

Published

2026-10-25

How to Cite

Maharani, E. D., & Kholidah, D. . (2026). Pengaruh Kelengkapan Resume Medis dan Pengembalian Dokumen Rekam Medis terhadap Proses Klaim BPJS Rawat Inap. Indonesian Journal of Health Insurance and Medical Records (IJHIMR), 3(2), 265–273. https://doi.org/10.31290/ijhimr.v3i2.7145