Tinjauan Tingkat Kematangan Rekam Medis Elektronik di RS X Tahun 2026

Authors

  • Devi Fitria Lestari Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya
  • Fery Fadly Poltekkes Tasikmalaya

DOI:

https://doi.org/10.31290/ijhimr.v3i2.6376

Keywords:

Kematangan Digital, Patient-Centered Care, Rekam Medis Elektronik

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang pesat menuntut rumah sakit beradaptasi dengan transformasi digital melalui penerapan sistem Rekam Medis Elektronik (RME) untuk meningkatkan kualitas, efektivitas, dan efisiensi pelayanan kesehatan. Penerapan RME perlu ditinjau untuk mengetahui tingkat kematangan digital suatu fasilitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan meninjau tingkat kematangan RME di RS X dengan metode studi kasus. Penelitian dilaksanakan pada Desember 2025 sampai Februari 2026. Data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap penggunaan RME serta data survei kepuasan pasien rumah sakit (Indeks Kepuasan Masyarakat), dan dianalisis secara deskriptif. Penelitian difokuskan pada empat sub-komponen, yaitu fungsi RME, patient-centered care, kedalaman penggunaan RME, dan layanan personalisasi pasien. Hasil observasi menunjukkan bahwa fungsi inti RME di RS X telah berjalan, antara lain pencatatan identitas pasien, Catatan Perkembangan Pasien Terintegrasi (CPPT), dokumentasi klinis, dan peresepan elektronik. Sistem juga mendukung order laboratorium dan radiologi secara elektronik, dan hasil radiologi dapat diakses melalui RME. Kepuasan pasien sebagai indikator awal orientasi pelayanan pada pasien menunjukkan nilai Indeks Kepuasan Masyarakat sebesar 89,85 (sangat baik). Penggunaan RME mencakup berbagai proses pelayanan dan terintegrasi dengan layanan laboratorium, radiologi, serta platform SATU SEHAT. Layanan personalisasi pasien didukung melalui pendaftaran daring serta integrasi dengan aplikasi Mobile JKN dan Daftar Online Rumah Sakit (DORS) untuk memudahkan akses pelayanan. Kesimpulannya, fungsi inti RME di RS X telah berjalan dan mendukung dokumentasi pelayanan, pelayanan yang berfokus pada pasien, serta kemudahan akses dan efisiensi melalui integrasi dengan sistem digital; namun, level kematangan secara terukur memerlukan instrumen terstandar. Rumah sakit disarankan menilai kematangan RME secara berkala serta memperluas fitur bagi pasien.

References

Kartini A. Evaluasi SIK Rumah Sakit di Jawa Barat dengan Pendekatan Health Metric Network. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia. 2024;9(2).

Yuniar MC, Safila MI, Putra M, Asyraf MH, Amelia ND, Kunto D, et al. Pengembangan Teknologi dalam Bidang Kesehatan. 2022;18(2):49–52.

Belrado RN, Harmendo H, Wahab S. Analisis Penggunaan Rekam Medis Elektronik di Rumah Sakit. Jurnal Penelitian Perawat Profesional. 2024;6(4):1779–98.

Simorangkir MSH, Cepy Cahyani, Dedy Suprapto. SISTEM INFORMASI KESEHATAN. 2023.

Putri YW, Saragih TR, Purba SH, Studi P, Kesehatan I, Masyarakat FK, et al. Implementasi dan Dampak Penggunaan Sistem Rekam Medis Elektronik (RME) pada Pelayanan Kesehatan. 2024;3(4):255–64.

Ikawati FR. Efektivitas Penggunaan Rekam Medis Elektronik Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Pasien di Rumah Sakit. 2024;6(3):288–98.

Situmorang M, Mulyana. Hubungan Penggunaan Rekam Medis Elektronik Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan Di Rumah Sakit. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran. 2023;6(4):4038–43.

Rosa EM. Patient centered care di rumah sakit konsep dan implementasi. 2018.

Nuryadin AA, Nisa K, Karim A. Pengaruh Penerapan Patient Centered Care Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Kota Baubau. 2025;4(1):39–49.

Puspitasari S, Putri OA, Wijaya A, Malang PK, Care O. Analisis kepuasan pasien terhadap mutu pelayanan pendaftaran rawat jalan era rme rumah sakit. 2025;2(1):156–62.

Ismatullah N, Winarti Y, Flora H. REKAM MEDIS. 2023.

Nasution M, Perdana Risandhy Mulia. Penyuluhan Efektivitas Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) Dan Modernisasi. 2024;3(1):22–7.

Agustiany I, Andriani R, Suwardhani AD. Efektivitas kualitas rekam medis elektronik dalam upaya meningkatkan produktivitas dan manajemen keselamatan pasien : Studi kualitatif di Rumah Sakit Ibu dan Anak ( RSIA ) Mutiara Putri ,. 2024;15(3):1061–4.

Andriani R, Wulandari DS, Margianti RS. Rekam Medis Elektronik sebagai Pendukung Manajemen Pelayanan Pasien di RS Universitas Gadjah Mada. 2022;7(1):96–107.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis. 2022.

Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. 2023.

Downloads

Published

2026-10-25

How to Cite

Lestari, D. F., & Fadly, F. (2026). Tinjauan Tingkat Kematangan Rekam Medis Elektronik di RS X Tahun 2026. Indonesian Journal of Health Insurance and Medical Records (IJHIMR), 3(2), 248–256. https://doi.org/10.31290/ijhimr.v3i2.6376